Senin, 28 Mei 2018

Tips Menghadapi Pacet

Ketika anda berkegiatan di ruang terbuka seperti masuk ke dalam hutan dan mendaki gunung, pasti akan sering menemukan binatang pacet. Memang tidak semua gunung terdapat binatang pacetnya namun di sebagian gunung lainnya malah kehadiran binatang satu ini menjadi momok menakutkan tersendiri yang terkadang mengganggu kegiatan pendakian.

Habitat pacet biasanya sering ditemukan pada lingkungan hutan hujan tropis, dimana dalam kondisi lingkungan yang lembab. Kehadirannya sering ditemui pada ujung-ujung daun, batang pohon, jalur pendakian, rumput ataupun pada tempat lainnya yang notabene masih memiliki kelembaban.

Sebagian besar pacet merupakan binatang parasit yang menghisap darah dari mangsa yang menjadi sumber makanannya. Ketika pacet sudah menempel pada tubuh mangsanya, maka pacet akan mulai menghisap darah dengan menggunakan alat penghisap di kedua ujung tubuhnya.

Hasil gigitan pacet ini sebenarnya tidak berbahaya karena efeknya hanya berupa gatal. Namun jika gatal ini terus digaruk maka besar kemungkinan akan terjadi infeksi pada kulit yang terluka. Untuk itulah perlu sebuah penanganan yang tepat agar bisa meminimalisir resiko dari serangan binatang satu ini.

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan untuk meminimalisir gangguan binatang pacet :

  1. Jangan Mendaki Saat Musim Hujan.
  2. Oleskan Air Tembakai : Cara membuatnya pun cukup sederhana : campurkan tembakau ke dalam wadah yang berisi air, lalu kocok dan diamkan hingga beberapa jam agar kandungan zat yang terdapat pada tembakau dapat larut dalam air. Kemudian oleskan air tembakau tersebut pada bagian tubuh yang rentan terhadap serangan pacet, seperti pada bagian kaki ataupun lengan.
  3. Menutup Bagian Tubuh Yang Rentan Terhadap Serangan Pacet
  4. Selalu Cek Keadaan Tubuh Setiap Beberapa Waktu
  5. Oleskan Minyak Komando : Minyak komando adalah sebuah istilah nama karena sering digunakan oleh pasukan komando saat menjelajah hutan. Minyak ini banyak manfaatnya karena selain dpt digunakan untuk menggoreng juga dapat digunakan untuk meminimalisir dari serangan binatang pacet. Cara membuatnya cukup sederhana, yaitu potong tipis beberapa siung bawang merah, kemudian masukkan dalam botol yang berisi minyak kelapa atau minyak goreng. Tunggu -+ 15 menit sampai getah bawang bercampur dengan minyak. Semakin lama waktu penyimpanannya maka semakin bagus khasiatnya. Setelah jadi maka tinggal oleskan saja minyak tersebut pada bagian tubuh yang diinginkan.
  6. Gunakan Lotion Anti Nyamuk

Lalu jika menemukan pacet yang tengah menghisap darah di tubuh, sebaiknya jangan langsung dicabut dengan tangan kosong karena lebih beresiko terjadi pendarahan akibat alat penghisapnya yang bisa saja tertinggal di kulit. Lalu apa yang bisa kita lakukan? Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan :
  1. Gunakan Api atau Puntung Rokok : Pacet tidak akan tahan dengan suhu panas dari api dan puntung rokok. Dengan menempelkan api dan puntung rokok pada tubuh pacet maka akan membuat pacet menggeliat dan melepaskan gigitannya sendiri.
  2. Oleskan dengan sesuatu yang memilki rasa dan bau yang menyengat seperti air garam, balsem, minyak kayu putih, minyak tanah, air tembakau atau minyak komando. Cukup oleskan saja pada tubuh pacet dan di sekitar area gigitannya, dijamin pacet akan melepaskan sendiri gigitannya karena tidak tahan dengan aroma tajam yang ada.
  3. Beri Betadine : Berilah betadine pada luka yang terbuka. Hal ini cukup berguna untuk mencegah terjadinya infeksi.

0 komentar

click to leave a comment!